Di awal tahun 1970-an, potensi hutan Indonesia sangat melimpah.
Read more...Sidenuk adalah singkatan dari Si Dedikasi Nuklir. Berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 2257/Kpts/SR.120/2011. Beberapa daerah, salah satunya Blitar, telah mencoba menanam varietas padi ini.
Read more...WBH Bekerja sama dengan Mapala yang ada disumsel mengadakan perjalanan ke merang, dengan tujuan untuk melihat pelestariaan hutan
Read more...Taman Nasional Sembilang (TN) merupakan sebagian kawasan hutan mangrove terluas
Read more...Sekilas tentang Illegal logging di Merang, Ilegal Loging yang masih banyak terjadi di daerah sumatera - selatan
Read more...
Sejak tahun 2010 Kementrian Kehutanan Republik Indonesia menargetkan perluasan pengelolaan hutan berbasis masyarakat melalui skema Hutan Kemasyarakatan (HKm) seluas 2.500.000 hektar dan 500.000 hektar untuk Hutan Desa (HD). Pertahun-nya Hutan Desa ditargetkan seluas 100.000 hektar di seluruh Indonesia. Untuk Sumatera Selatan sendiri, Hutan Kemasyarakatan ditargetkan seluas 75.000 hektar sampai dengan tahun 2013, dan untuk Hutan Desa ditargetkan seluas 58.000 hektar. Target nasional dan daerah ini ternyata masih sangat jauh untuk dicapai, diperkirakan capaianya masih dibawah 10%.
Faktanya untuk Sumatera Selatan sendiri, baru ada satu Hutan Desa definitif yaitu Hutan Desa Muara Merang di Kabupaten Musi Banyuasin seluas 7.250 Ha yang mendapatkan izin pengelolaan pada tahun 2010. Padehal, usulan masyarakat untuk mendapatkan hak kelola sangat tinggi. Menurut data dari BP DAS Musi, untuk skema Hutan Kemasyarakatan tahun 2010 – 2012 total usulan adalah 3.432 hektar yang tersebar di Kabupaten Musi Rawas dan Lahat . Untuk Hutan Desa, total luasan usulan adalah 41.707 ha yang tersebar di Kabupaten Musi Banyuasin, Muara Enim dan Musi Rawas.
Page 1 of 15









![]() | Hari Ini | 497 |
![]() | Kemarin | 454 |
![]() | Minggu Ini | 2670 |
![]() | Minggu Lalu | 4307 |
![]() | Bulan Ini | 12103 |
![]() | Bulan Lalu | 25499 |
![]() | Total Kunjungan | 806929 |