JV Green Color JV Gray Color JV Red Color
Indonesian Afrikaans Arabic Chinese (Simplified) Dutch English
Hutan Desa

Langkah Kompromi dalam penyelesain komflik Sumber Daya Hutan

Last Updated on Friday, 18 July 2014 12:54 Written by Administrator Friday, 18 July 2014 12:45

Kita patut bersukur dengan kebijakan pemerintah mengenai Hutan di sekitar Dusun  Pancoran , Desa Muara Merang, Kabupaten MUBA (Musi Banyuasin), Pasalnya Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan yang memperhatikan dinamika dan aspirasi masyarakat di dalam dan sekitar kawasan hutan tersebut . Kebijakan tersebut adalah  HD (Hutan Desa) .

Bagi masyarakat Dusun pancoran , HD dipandang cukup efektif sebagai satu langkah kompromi strategis baik dalam hubungannya dengan penyelesaian konflik pemanfatan sumber daya hutan maupun pemecahan masalah kemiskinan dan pemanfaatan kekuatan lokal dalam pelestarian hutan itu sendiri dengan sistem kontrak jangka panjang .

Sayuti Salah satu tokoh masarakat di desan pancoran mmengatakan, HD merupakan satu terobosan penting kebijakan pembangunan kehutanan nasional. Karena, skema ini memberikan kesempatan kepada masyarakat sebagai pelaku utama pengelolaan sumberdaya hutan dalam rangka mewujudkan kelestarian kawasan (aspek ekologi) dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat (aspek ekonomi).

“ Dalam pelaksanaannya, izin kelola HD diberikan secara kolektif melalui kelembagaan lokal (aspek sosial) yang didasarkan pada prinsip-prinsip pengelolaan hutan berbasis pemberdayaan masyarakat: manfaat dan lestari; swadaya; kebersamaan dan kemitraan; keterpaduan antar sektor; bertahap; berkelanjutan; spesifik lokal; dan adaptif,”ungkapnya

Dalama pembentukan Hutan desa ini pihak masarakat di sekitar  dusun Pancoran sanggat berterimaksih atas lahirnya kebijakan  Hutan desa kepada  WBH (whanana Bumi Hijau ), karana telah mefasilitasi mereka untuk memperjuangkan HD di Dusun Pancoran, yang umumnya pemukiman mereak masuk di dalah Hutan Desa.

Menurut Marsidann Sesepuh Dusun Pancoran , Sejak keluarga kami bergantung dengan Hutan, baik untuk mencari kebutuhan sehari-hari juga berkebun, Hal senada juga disampaikan Bapak Kozim salah satu pengurus  LPHD (Lembaga Pengelolah Hutan Desa ). Hail ini dapat dilihat dari keseharian masyarakat  Dusun Pancoran yang mengunakan HD untuk menanam Pohon Karet dan jenis tumbuhan keras lainya.Kami menyadari keberadaan kami di dalam Hutan Desa  adalah perambah yang selama ini menurut pemerintah adalah perusak hutan tambahnya.

Tidak jarang masyarakat yang memiliki akses ke hutan harus berurusan dengan kehutanan, tapi mau tidak mau kami harus bertahan dan menanggung resiko yang tinggi demi keberlangsungan hidup dan berjalanya ekonomi keluarga.” Dengan Adanya HD yang dapat  dipergunakan dalam waktu yang cukup lama, semoga  dapat mensejahterkan kehidupan kami dan kamipun  tidak terusir oleh perusahaan HTI (Hutan Tanaman Industri) di Dusun kami sendiri,” harap kozim

Sebagai tahapan, kami masyarakat Dusun pancoran dan empat desa lainya di wilayah Sumatera Selatan (SUMSEL). mengusulkan perijinan  HD dan HKM (Hutan Kemasyarakatan )bersama BPDAS Dan WBH , Saat ini kami sangat bersukur dengan adanya kebijakan KEMENHUT tentangHD  Pasalnya kami merasa legal memanfaatkan Hutan Desa sebagai alat produksi, dan perlu diketahui saat ini kami merasa bahwa kamilah pelestari hutan.

“Harapan kedepan sesuai dengan visi dan misi kehutanan  kami masyarakat bisa sejatera dan hutan bisa lestari,”ungkapnya

Setelah  Hutan Desa  masyarakat yang tergabung dalam kelompok Usaha yang di bentuk WBH merasa sangat terbantu dengan adanya program – Program yang di bentuk WBH dengan Fanding yang mendukungnya ,Dalam program –program yang di laksanakan WBH yang fokus pada Pengolahan Hutan Berbasis Masyarkat (PHBM), yang telah mendampingi kami lebih kurang empat Tahun dalam mengiring Hutan Desa sampai di kelurkan Izin dan SK (Surat Keputusan), dengan adanya program ini kelompok  Tani maupun Kelompok Usaha banyak mendapatkan peningkatan kapasitas melalui pelatihan-pelatihan dan kegiatan lainya seperti PRA, Pengutan manajemen Organisasi, Diskusi kelompok, Pemetaan dan lain-lain.

Untuk selanjutnya harapa msarakat desan pancoran, agar masarakat sekitar desa yang izin HD dan HKM yang belum di keluarakan pemerintah agar dapat di keluarkan segera, agar masarakat di sekitaran hutan dapat menjaga hutannya seperti tempat tingalnya sendiri, serta berharap proses HD dan HKM tidak berlangsung lama demi perlindungan hutan yang tertata rapi.

 

Peran dan Fungsi Kepengurusan Kelembagaan Hutan Desa Muara Merang dalam Mengelola Areal Kerja Hutan Desa

Areal kerja hutan desa Muara Merang seluas 7.250 ha telah ditetapkan oleh Menteri Kehutanan RI melalui SK Nomor : SK.54/Menhut-II/2010 tanggal 21 Januari 2010. Lokasi pencadangan areal kerja tersebut berada pada kawasan hatan produksi Lalan Mangsang Mendis Musi Banyuasin Sumatera Selatan

Read more...

 

Pelaksanaan Verifikasi Hak Pengelolaan Hutan Desa Muara Merang

Tahapan selanjutnya setelah izin lokasi hutan desa telah   dikeluarkan   oleh    Kementerian    Kehutanan  Republik Indonesia,  Lembaga  Hutan Desa menyusun RKHD (Rencana Kelola Hutan Desa ) 35 tahun yang akan diajukan ke Gubernur melalui Bupati.  RKHD merupakan rencana kelola yang digunakan sebagai acuan  lembaga hutan desa dalam pelaksanaan pengelolaan Hutan Desa.

Read more...

 
 

Hutan Desa Muara Merang Jadikan Kebanggaan Sumsel

Sudah selayaknya, bagi desa dalam wilayah hutan memperoleh akses terhadap sumber daya lahan hutan yang ada disekitarnya, demi kesejahteraan masyarakat desa tersebut. Hak akses desa terhadap hutan Negara yang ada didalam wilayahnya inilah yang kemudian diterjemahkan sebagai Hutan Desa.

Read more...

 

What do you do for climate change ?

Pesan yang disampaikan masyarakat Dusun III Pancoran Desa Muara Merang Kabupaten Banyuasin ini di bawa oleh Tim Film Dokumenter dari Australia, melalui film yang mereka buat beberapa waktu lalu.

Angela tanpa ragu menaiki atap Hiline, - mobil yang membawa kami memasuki Hutan Desa Muara Merang-,  untuk mengambil gambar suasana dusun Pancoran saat kami  baru saja memasuki perkampungan. Kala itu matahari baru saja akan tenggelam.  Angela tidak sendiri, perempuan kelahiran Selandia Baru ini ditemani Alexa, serta didampingi oleh Tery Russel dari organisasi Caritas Australia dan tim Yayasan Wahana Bumi Hijau (YWBH).

Read more...

 
 
  •  
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
  •  

Page 1 of 2